ARTIKEL

SASTRA: Membuat Cerpen itu Mudah!

INGIN membuat cerpen? Mudah,kok. Yang penting ada kemauan, mampu berimajinasi atau melamun positif dan bisa menggunakan mesin ketik atau komputer dengan lancar.

Apakah cerpen itu

Certpen tentu saja cerita pendek. Sederhana. Jalan ceritanya tidak ruwet. Cerpen bercerita apa saja. Tidak melulu cinta. Boleh politik, sosial, lingkungan hidup, psikologi, kritik dan apa saja.

Bagaimana langkah-langkah membuat cerpen

1.Mencari inspirasi

Inspirasi,ide atau gagasan bisa Anda temukan di mana saja. Di rumah, di kantor, di pasar moderen,di mall, di terminal, di pesawat, di WC, di kolong jembatan, di dalam angkot dan di mana saja. Juga bisa berdasarkan lamunan saja.

2.Mengembangkan inspirasi

Sesudah mendapatkan inspirasi, kemudian kembangkan. Silahkan berimajinasi atau melamun secara positif seolah-olah Anda mengalaminya sendiri atau seolah-olah Anda sedang melihat sinetron.

3.Tentukan awal cerita, perjalanan cerita dan akhir cerita.

Bagaimana awal ceritanya? bagaimana alur ceritanya? Bagaimana akhir ceritanya?

4.Tentukan pesan yang akan Anda sampaikan.

Misalnya, tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya, tentang sikap golput tidak melanggar hukum,tentang bunuh diri itu tidak baik dan lain-lain. Namun, pesan itu tak perlu ditulis, melainkan tersirat di dalam dialog maupun dalam jalan ceritanya.

5.Sesuatu yang baru

Jangan cerita yang semua orang sudah tahu atau biasa diceritakan. Cari cerita yang jarang dibicarakan orang atau belum diketahui orang. Misalnya, ternyata Hindu Bali tak 100% sama dengan Hindu India.

6.Pencerahan

Usahakan memasukkan unsur pencerahan. Yaitu menjelaskan sesuatu yang belum jelas. Atau meluruskan sesuatu yang salah tetapi selama ini dianggap benar. Misalnya tentang pemakaian gelar H/Hj karena Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa gelar bisa menjadikan umat Islam menjadi narsis.

7.Persiapan

Jika imajinasi Anda sudah sempurna, siapkan mesin ketik atau komputer Anda. Silahkan mengetik secepat mungkin apa saja yang melintas di pikiran Anda. Jangan berpikir terlalu mendetail. Jangn terburu melakukan koreksi. Ceritakan apa yang sedang terjadi dalam lamunan Anda. Tuangkan dalam bentuk tulisan.

8.Edit

Selesai mengetik cerpen,silahkan edit.

-Edit kata/kalimat

Kalau ada kata atau kalimat yang salah, silahkan Anda koreksi.

-Edit dialog

Kalau ada dialog yang kurang pas, silahkan diganti

-Edit suasana

Sisipkan kata-kata yang mengambbarkan suasana.Misalnya pagi yang dingin, pasar yang ramai, keributan di dalam kereta, makanan yang enak rasanya,. Jadi gunakan kata kerja,kata sifat yang bisa membangkitkan imajinasi pembacanya.

-Edit karakter pelaku

Jangan lupa menyisipkan karakter pelaku.Misalnya Si A pendiam, Si B orangnya sok, Si C kampungan, Si D suka menolong dan sebagainya. jangan ada lebih dari satu pelaku yang punya karakter atau sifat yang sama.

9.Referensi

Jika Anda membuat cerpen yang bernafaskan psikologi, baca dulu artikel psikologi (di Google banyak). Jika berhubungan dengan huukum, pelajari dulu aspek hukum tertentu. Jika menyangkut pendidikan, baca dulu artikel pendidikan dan seterusnya. Jangan sampai Anda menulis sesuatu yang di luar pengetahuan Anda.

10.Publikasikan

Nah, jika sudah sempurna,publikasikan cerpen Anda di blog/website,Facebook,Twitter atau kirim ke majalah dll. Untuk dikirim ke media massa cetak, harus Anda ketahui syarat-syaratnya. Antara lain, spasi 1 ½, kertas quarto, huruf  Times New Roman ukuran 12 point dan syarat-syarat lainnya.

Sumber gambar: lifestyle.kompasiana.com

Hariyanto Imadha

Faceboooker/Blogger

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.