HUMOR:Orang Jawa Memang Selalu Untung
Kalau ada yang mengatakan orang Jawa selalu untung memang ada benarnya. Saya waktu masih mahasiswa punya teman kuliah berandalan, tetapi selalu untung.
Januari: Sewaktu pulang kuliah naik motor, terjadilah kecelakaan yang menyebabkan motornya hancur lebur. Katanya:”Untung, cuma motor saya yang hancur. Alhamdulillah, saya sehat!
Februari: Teman saya yang bernama Bedjo itu dibelikan lagi motor. Pulang kuliah dia mengantarkan pacarnya. Karena tidak hati-hati, dia menabrak bis yang berhenti mendadak. Bedjo terjungkal dan kaki kirinya patah. Di rumah sakit dia bilang:”Untung, cuma kaki kiri saya yg patah”.
Maret:Setelah sembuh, Bedjo dan teman-teman kuliah menghadiri pesta ulang tahun teman di daerah Pluit. Lagi-lagi,Bedjo diserempet truk, terpental hingga kedua kakinya patah. Lagi-lagi dia bilang:” Untung, cuma tulang kaki saja yang patah”
April: Nah, Bedjo terjatuh dari lantai tiga di kampus karena tembok pembatasnya jebol. Kedua kaki dan kedua tangannya patah tulang. Katanya:”Untung, saya masih hidup”
Mei:Bedjo sebenarnya berperangai buruk. Suka judi, minuman keras dan main perempuan dan narkoba. Mungkin karena kurang hati-hati , Bedjo over dosis dan akhirnya meninggal. Katanya:”Untung saya langsung meninggal. Saya nggak perlu mikirin utang lagi”
Karena dosa Bedjo sangat banyak, akhirnya malaikat menceburkan Bedjo ke neraka jahanam. Katanya:” Untung, di neraka banyak temannya…”
Sumber foto: tanahmemerah.wordpress.com
Hariyanto Imadha
Facebooker/Blogger
HUMOR: Sekitar Fatwa Haram Merokok
Si A dan Si B adalah dua sahabat baik. Di mana ada Si A, di situ ada Si B. Atau sebaliknya, di mana ada Si B, di situ pasti ada Si A. Keduanya adalah perokok berat.
Sayang, nasib orang memang sulit ditebak. Si A akhirnya meninggal dunia akibat kebanyakan merokok. Jenasahnya akhirnya dikubur di makam di RT 001/RW 007.
Dua bulan kemudian Si B juga meninggal. Penyebabnya sama, yaitu akibat terlalu banyak merokok. Jenasah Si B pun dikubur di tempat yang sama.
Masalahnya adalah, ada perlakuan yang berbeda di akherat. Si B dimasukkan ke neraka, sedangkan Si A berada di sorga. Padahal mereka punya dosa yang sama dan perokok berat.
Si A protes ke malaikat:
“Malaikat!Protes! Dosa saya dan dosa Si A sama! Kami berdua juga sama-sama perokok berat. Kenapa Si A masuk sorga sedangkan saya dimasukkan ke neraka?
Jawab malaikat:
“Si A meninggal sebelum ada fatwa haram merokok dari Majelis Ulama Indonesia. Sedangkan ente meninggal sesudah ada fatwa tersebut”
Si A tetap memprotes malaikat:
“Kalau begitu, yang menentukan manusia masuk sorga atau neraka itu MUI atau Tuhan,malaikat?”
Jawab malaikat:
“Tidak tahu. Tanya saja sama MUI”
Hariyanto Imadha
Facebooker/Blogger
HUMOR: Apa Beda Kentut Orang Miskin dan Orang Kaya?
Amin: Aman, apa bedanya kentutnya oirang miskin dan orang kaya?
Aman: Kentutnya orang miskin baunya tidak enak. Kentutnya orang kaya baunya harum.
Amin: Salah!
Aman: Kentutnya orang miskin bunyinya pendek. Kentutnya orang kaya bunyinya pan-
jang!
Amin: Salah!
Aman :Lha apa dong?
Amin: Kentutnya orang miskin bunyinya mono. Kentutnya orang kaya bunyinya stereo
Aman: Sontoloyo!
Hariyanto Imadha
Facebooker
HUMOR: Sekitar Fatwa Haram Merokok
Si A dan Si B adalah dua sahabat baik. Di mana ada Si A, di situ ada Si B. Atau sebaliknya, di mana ada Si B, di situ pasti ada Si A. Keduanya adalah perokok berat.
Sayang, nasib orang memang sulit ditebak. Si A akhirnya meninggal dunia akibat kebanyakan merokok. Jenasahnya akhirnya dikubur di makam di RT 001/RW 007.
Dua bulan kemudian Si B juga meninggal. Penyebabnya sama, yaitu akibat terlalu banyak merokok. Jenasah Si B pun dikubur di tempat yang sama.
Masalahnya adalah, ada perlakuan yang berbeda di akherat. Si B dimasukkan ke neraka, sedangkan Si A berada di sorga. Padahal mereka punya dosa yang sama dan perokok berat.
Si A protes ke malaikat:
“Malaikat!Protes! Dosa saya dan dosa Si A sama! Kami berdua juga sama-sama perokok berat. Kenapa Si A masuk sorga sedangkan saya dimasukkan ke neraka?
Jawab malaikat:
“Si A meninggal sebelum ada fatwa haram merokok dari Majelis Ulama Indonesia. Sedangkan ente meninggal sesudah ada fatwa tersebut”
Si A tetap memprotes malaikat:
“Kalau begitu, yang menentukan manusia masuk sorga atau neraka itu MUI atau Tuhan,malaikat?”
Jawab malaikat:
“Tidak tahu. Tanya saja sama MUI”
Sumber foto: ik-lach-me-kripoet.tipjes.nl
Hariyanto Imadha
Facebooker
http://fsui.wordpress.com/humor




















