CERPEN: Ada Mendung di Atas Telaga Sarangan

TELAGA Sarangan terletak di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Mirip Danau Toba tetapi ukurannya lebih kecil. Ada di atas perbukitan dengan udara sejuk dan airnya dingin sekali. Ada beberapa hotel kecil ditepi telaga.

Saya,Jerry dan Tarry berjaan mengelilingi telaga sambil ngobrol ngalor ngidul. Saat itu kami bertiga masih duduk di bangku SMAN kelas dua di Surabaya. Tanpa saya sadari, saya telah menadi kambing congek mereka berdua. Maklum, Jerry dan Tarry sudah sekitar enam bulan berpacaran. Satu SMAN, tetapi lain kelas.

-“Nah, di sini bagus. Ambil foto,ya Har?”. Ujar Tarry di suatu tempat yang indah dengan latar belakang pohon cemara berdaun lembut. Seperti sebelumnya, Tarry dan Jerry pun berpose.

-“Siap”. Saya siapkan kamera dengan tripod (kaki tiga). Tak lama kemudian mereka terabadikan di dalam kamera. Saya tidak ikut. Hanya satu dua kali kami berfoto bertiga.

Saat itu saya merasakan mereka sedang menaikmati masa-masa indah. Saya bisa merasakannya, soalnya saya juga punya pacar siswa SMAN 5.Namanya Siska.Sayang, dia hari itu sedang sakit sehingga tak bisa menemani saya. Padahal, tiga hari sebelumnya sudah direncanakan secara matang.

Masa SMA memang masa terindah. Mungkin, saat itu adalah masa remaja, masa merasakan cinta pertama dan berlomba menumpuk sejuta kenangan. Foto demi foto telah saya buat. Sesudah saya cetak, maka foto itu saya bagikan ke Jerry dan Tarry untuk kenang-kenangan.

Tapi itu terjadi pada 1971. Sudah lama.Dan pada usia sudah cukup dibilang tua, sayapun berusaha menemui mereka. Mungkin sudah sekitar 38 tahun saya tak pernah bertemu dengan mereka. Tentu, mereka sudah hidup bahagia dengan beberapa anaknya.

Dari Jakarta saya menuju Surabaya dengan menggunakan kereta api. Sesampainya di Kota Buaya itu saya langsung naik taksi menuju kawasan Jl. Bendul Merisi dan berhenti tepat di sebuah rumah. Saya berharap jerry masih tinggal di rumah itu.

-“Pak Jerry ada?”,tanya saya ke seorang gadis remaja yang saya yakin itu anak Jerry. Gadis itu masuk dan tak lama kemudian Jerrypun keluar.

-“Hai…Wah, berapa puluh tahun kita tidak bertemu?” Jerry berteriak kecil kaget campur senang. Kami berpelukan dan kemudian duduk di kursi tamu.

-“Kok, Tarry tidak kelihatan?” Saya ingin tahu. Saya lihat wajah Jerry berubah sedih.

-“Kenapa,Jerry?”. Saya pindah tempat. Duduk dekat Jerry.Menunggu jawaban.

-“Tarry sudah meninggal,Har. Tepatnya pada 1999 karena sakit kanker…”

-“Oh, maaf. Sedih saya mendengarnya”. Saya meminta maaf. Saya menunduk sedih. Terlihat di rak bawah meja ada beberapa album. Intuisi saya mengatakan itu pasti foto kenang-kenangan Jerry dan Tarry.

Benar. Di album itu masih banyak foto saya, Jerry dan Tarry ketika berada di Telaga Sarangan. Selintas kenangan sayapun kembali ke masa lalu. Masa yang indah.

-“Mana istrimu?”.Ganti Jerry bertanya. Sekarang saya yang menunduk sedih.

-“Nasib kita sama,Jerry. Istriku meninggalketika melahirkan anak pertama. Anaknya juga meninggal”

-“Oh, kita senasib”. Jerry memelukku.

Esok harinya saya dan Jerry menuju ke Telaga sarangan naik mobil Jerry. Sesampai di telaga itu kamipun mulai mendaki perbukitan. Sampai di tepi danau, maka saya dan Jerry pun mengunjungi tempat-tempat dulu kami pernah berfoto. Ternyata Telaga Sarangan tidak banyak perubahan. Bahkan nyaris tetap seperti dulu.

Tapi terasa saya meneteskan air mata sedih. Cuma dua butir saja, tetapiitu cukup menjadikan kesedihan saya dan Jerry. Kamipun menerawang masa lalu,masa yang tak mungkin terulang lagi.

Sorenya saya kembali ke Jakarta naik kereta api. Sepanjang perjalanan saya membuka album foto yang memang sengaja saya bawa dari Jakarta sebelumnya. Ada ratusan foto kenangan. Rasa-rasanya, hidup ini seperti mimpi.

Sumber foto: diary-kenzie.com

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: