CERPEN : Antara Erna Stella dan Erna FISIP

 SAYA lupa hari, tanggal, bulan dan tahun kejadiannya. Namun yang pasti, saat itu saya baru saja putus hubungan Puspita, mahasiswi Fakultas Psikologi UGM. Sore itu saya menuju stasiun untuk pulang ke Jakarta.

Namun baru saja kaki akan menaiki gerbong, seorang gadis didampingi seorang gadis lagi memanggil saya.

-“Mas,Mas…sebentar,Mas”.

Saya tengok kanan kiri. Saya yakin saya yang dipanggil. Walaupun saya tidak mengenalnya, namun rasa keinginan tahu menyebabkan saya menghampiri.

_”Ada apa?”. Saya bertanya ke gadis itu.

“Tolong, Mas.Ini adik saya. Belum pernah ke Jakarta. Tolong dijagain ya, Mas?”

Karena kereta mulai bergerak berangkat, maka saya mengiyakan saja. Adiknya saya suruh naik ke kereta terlebih dulu. Sempat juga melambaikan tangan ke kakaknya. Kereta terus berjalan semakin kencang. Ternyata saya dan gadis itu berbeda gerbong dan tidak sama pula nomor kursinya. Untunglah, ada mahasiswa yang berbaik hati bertukar tempat sehingga saya bisa duduk bersama dengan gadis itu. Gadis itu wajahnya biasa-biasa saja. Tidak secantik kakaknya.

Dari hasil ngobrol-ngobrol di kereta saya tahu, gadis itu namanya Budiningsih dan kakanya namanya Ernawati. Sayapun mencatat alamat keduanya. Ternyata, Erna masih kelas 3 SMA dan tinggal di Asrama Putri Stella Duce.

Biasalah. Sampai di Jakarta saya mengantarkan Budi ke rumah pamannya di daerah Tanah Abang. Esok harinya saya berkirim surat ke Erna. Isinya biasa-biasa saja. Mengabarkan bahwa Budi telah tiba di Jakarta dengan selamat.

E, ternyata dari surat-menyurat itu memaksa saya harus bolak-balik lagi Jakarta-Yogyakarta. Ceritanya, Erna jadi “teman baik” saya. Biasalah, namanya juga anak muda. Lama juga saya berpacaran. Sampai akhirnya peristiwa yang pernah saya alami dengan Puspita terjadi lagi. Sesudah Erna lulusa dari SMA, saya tidak tahu di mana tinggalnya. Saya tanyakan ke neneknya yang tinggal di daerah Ambarukmo. Katanya, Erna kos di Jl. Magelang, dekat Hotel Maerakaca. Celakanya, nomornya tidak tahu.

Karena kepalang tanggung, maka di Yogya itu saya gunakan untuk menelusuri Jl. Magelang. Setiap ada anak-anak SMA atau mahasiswa, saya tanya apakah di daerah itu ada yang namanya Erna. O ya, waktu itu saya ke Yogya bersama teman dari Jakarta juga, namanya Paul, dari Timor Timur. Dia kuliah di Fakultas Teknik Universitas Trisakti, sedangkan saya di Fakultas Ekonomi pada universitas yang sama.

Tiba-tiba ada anak yang menunjukkan ke sesuatu jalan.

-“Oh, ada Mas. Mbak Erna rumahnya di jalan itu”.

Saya dan Paul pun mengikuti arah yang ditunjukkan. Akhirnya saya menemukan sebuah rumah. Semacam rumah panggung. Suara ayamnya ramai sekali. Sayapun mengetuk pintu.

Tak lama kemudian muncul seorang gadis putih berwajah Jawa dan cantik.

-“Cari siapa,Mas?”. Dia bertanya.

-“Anu, saya mencari Erna”. Agak gugup juga saya menjawabnya.

-“Ya, saya Erna”. Wah, ternyata gadis itu namanya Erna juga. Akhirnya sudah kepalang tanggung, saya katakan bukan Erna dia yang saya cari. Saya dipersilahkan duduk dan sempat minum. Aneh ya, keramahannya membuat seolah-olah saya sudah mengenalnya puluhan tahun yang lalu. Gadis itu ternyata bernama Erna juga, tetapi kuliah di FISIP UGM.

Besoknya, sesudah mengantarkan Paul ke beberapa objek wisata, maka sorenya kembali ke Jakarta. Selanjutnya biasalah, saya berkirim surat ke Erna FISIP. Jaman dulu belum ada SMS. Akhirnya, Ernapun menjadi “teman baik” saya, menggantikan Erna Stella. Kabarnya sih Erna melanjutkan di Fakultas Psikologi, tetapi karena uang saku saya terbatas, saya tidak sempat mencari di kampusnya.

Yang pasti, tiap Jumat sore saya ke Yogya dan tiap Minggu sore kembali ke Jakarta. Dua tahun kemudian hubungan saya dan Erna FISIP tidak ada kelanjutannya.  Maklum, kesibukan saya di Fakultas Ekonomi, Universitas Trisakti, Jakarta, banyak sekali.

 

Hariyanto Imadha

Facebooker/Blogger

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: