HUMOR: Bangsa Indonesia Terpuruk Akibat Lagu dan Dongeng Anak-Anak

TAHUKAH Anda, bangsa Indonesia terpuruk bukan karena moral bejat, iman yang tipis, tetapi karena akibat dari lagu anak-anak? Kok bisa? Coba lihat bukti-buktinya di bawah ini. Yaitu berdasarkan pengalaman Si Mawar sejak kecil.

Catatan:
Tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pengarang lagu ini, mohon artikel ini dipahami sebagai humor atau guyonan saja. Mohon jangan dianggap serius.

 1.Kenapa suka korupsi?

Lagu: Balonku Ada Lima

Balonku ada lima.

Rupa-rupa warnanya.

Hijau, kuning, kelabu.

Merah muda dan biru.

Meletus balon hijau DOR!

Komentar:
Kalau memang balonnya ada lima (hijau,kuning,kelabu,merah muda dan biru), kenapa tiba-tiba ada balon keenam (hijau) yang meletus.

Ketahuanlah, Si Mawar telah melakukan korupsi dan ketahuan.

Inilah yang menyebabkan korupsi merajalela di Indonesia.

 2.Kenapa suka ngeyel?

Lagu: Burung Kakak Tua

Burung kakaktua

Hinggap di jendela.

Nenek sudah tua

Giginya tinggal dua

Komentar:
Ketika S Mawar diberi tahu bahwa ada nenek yang giginya lebih dari dua, Si Mawar ngeyel dan mengatakan bahwa yang namanya nenek itu giginya pasti dua.

Inilah yang menyebabkan banyak orang Indonesia, termasuk sarjana dan pejabat yang suka ngeyel.

3.Kenapa suka naik kereta api tidak membayar?

Lagu: Naik Kereta Api.

Naik kereta api … tut … tut … tut.

Siapa hendak turut.

Ke Bandung … Surabaya

Bolehlah naik dengan percuma.

Komentar:
Sejak kecil Si Mawar sudah diajari bahwa kalau naik kereta api tidak usah membayar. Itlah sebabnya, di Indonesia ini banyak sekali orang Indonesia kalau naik kereta api tidak mau membayar.

4.Kenapa ilmu matematikanya lemah?

Lagu :Bangun Pagi

Satu dua, tiga empat

Lima enam, tujuh delapan

Siapa rajin kesekolah

Cari ilmu sampai dapat

Komentar:
Si Mawar sejak kecil diajar berhitung hanya sampai angka “delapan”. Tidak hean kalau di kemudian banyak pelajar atau mahasiswa sangat lemah di dalam ilmu matematika.

5.Kenapa suka mencuri?

Dongeng: Kancil Nyolong Timun

Komentar:
Sejak kecil, Si Mawar mendengar cerita dari gurunya tentang kancil nyolong timun. Itulah sebabnya, ketika Si Mawar sudah dewasa, juga suka mencuri. Demikian juga orang-orang lain, akibat dongeng itu, ketika besar suka mencuri.

6.Kenapa NKRI terancam pecah?

Lagu: Satu Satu Aku Sayang Ibu

Satu satu, aku sayang ibu.

Dua dua, juga sayang ayah.

Tiga tiga.. sayang adik kakak.

Satu-dua-tiga, sayang semuanya

Komentar:
Gara-gara lagu inilah, Si Mawar ketika dewasa, hanya sayang ayah,ibu,adik dan kakak. Tidak sayang terhadap bangsa dan negara. Pantaslah, banyak gerakan-gerakan yang mengancam keutuhan NKRI.

7.Kenapa waktu gosok giginya salah?

Lagu:Bangun Tidur

Bangun tidur kuterus mandi

Tidak lupa menggosok gigi

Habis mandi kutolong ibu

Membersihkan tempat tidurku

Komentar:

Sejak kecil S Mawa diajari menggosok gigi pada waktu yang salah. Yaitu, pada saat mandi, terus gosok gigi. Padahal, dokter-dokter se-dunia menganjurkan gosok gigi yang benar yaitu sesudah makan pagi/siang/malam. Kesalahan ini menyebabkan bangsa Indonesia banyak yang sakit gigi atau giginya keropos.

8.Kenapa menjadi pejabat manja?

Lagu: Bunda Piara

Bila kuingat lelah

Ayah bunda

Bunda piara piara akan daku

Sehingga aku besarlah

Waktuku kecil hidupku

Amatlah senang

Senang dipangku dipangku dipeluknya

Serta dicium dicium dimanjakan

Namanya kesayangan

Komentar:
Seja kecil Si Mawar suka dimanja. Keika besar akan menjadi pejabat,pemimpin atau wakil  rakyatpun menjadi manja. Minta fasilitas mobil mewah, rumah mewah, WC mewah, ruang rapat/sidang mewah,pesawat kepresidenan yang mewah. Pokoknya ingin hidup dimanja.

9.Suka Berbohong

Lagu: Mobilku

Dodoli dodoli pret

Suara mobilku

Rodanya dari karet

Warnanya biru

Komentar:

Sewaktu kecil Si Mawar diajari berbohong bahwa warna roda mobil bukan hitam tetapi biru. Padahal warna rodanya hitam. Ketika Si Mawar sudah dewasa dan menjadi pejabat,pemimpin atau wakil rakyatpun, Si Mawar suka berbohong.

10.Kenapa malas sekolah/kuliah/bekerja/rapat?
Lagu:Gelang Sipaku Gelang

Gelang sipaku gelang

Gelang si rama rama

Mari pulang

Marilah pulang

Marilah pulang

Bersama-sama

Komentar:
Sejak kecil Si Mawar diajari cepat-cepat pulang. Ketika Si Mawar dewasa menjadi pejabat.pemimpin/wakil rakyat, maka selalu pulang duluan. Yang penting sudah tanda tangan dan terima gaji utuh. Itulah yang terjadi di Indonesia.

11.Kenapa menjual kekayaan alam dengan murah?
Lagu: Ibu Pertiwi

Kulihat ibu pertiwi

Sedang bersusah hati

Air matamu berlinang

Mas intanmu terkenang

Hutan gunung sawah lautan

Simpanan kekayaan

Kini ibu sedang susah

Merintih dan berdoa

Komentar:

Sejak kecil Si Mawar diajari untuk hidup susah. Setelah Si Mawar menjadi pejabat/pemimpin/wakil rakyat, maka dijual murahlah kekayaan tambang emas,intan,hutan,gunng,sawah,lautan dan semua kekayaan alam ke kapitalis asing.

12.Kenapa tidak kreatif?
Lagu: Kebunku

Lihat kebunku

Penuh dengan bunga

Ada yang putih,

Dan ada yang merah

Setiap hari

Kusiram semua

Mawar melati,

semuanya indah!

Komentar:
Sejak kecil Si Mawar diajari tidak kreatif. Memelihara bungapun hanya warna merah dan putih. Itulah sebabnya, ketika Si Mawar menjadi pejabat/pemimpin/wakil rakyat, lebih suka impor sembako dari pada berpikir kreatif untuk mandiri pangan.

13.Kenapa banyak penebangan pohon?
Lagu:Naik Gunung

Naik – naik, ke puncak gunung

Tinggi – tinggi sekali

Naik – naik, ke puncak gunung

Tinggi – tinggi sekali

Kiri – kanan kulihat saja

Banyak pohon cemara

Kiri – kanan kulihat saja

Banyak pohon cemara

Komentar:

Sejak kecil Si Mawar diajari bahwa yang namanya gunung atau hutan hanya untuk pohon cemara. Setelah dewasa dan Si Mawar menjadi pejabat/pemimpin/wakil rakyat, maka hutan-hutan jati dan semacamnya dibabat habis oleh kapitalis lokal maupun asing. Hanya pohon cemara saja yang tidak boleh ditebang.

14.Kenapa banyak ikan Indonesia dicuri kapal asing?

Lagu : Nenek Moyangku

Nenek moyangku orang pelaut

Gemar mengarung luas samudra

Menerjang ombak tiada takut

Menempuh badai sudah biasa

Komentar:

Sejak kecil Si Mawar diberitahu bahwa nenek moyangnya adalah pelaut yang suka mengarungi samudera yang luas. Artinya, nenek moyangnya bukanlah nelayan pencari ikan. Maka, setelah Si Mawar jadi pejabat/pemimpin/wakil rakyat, dibiarkan saja ikan-ikan di lautan Indonesia dicuri kapal-kapal asing.

15.Kenapa tak mamp berlogika secara baik?

Lagu: Nina Bobo

Nina bobo oh nina bobo

Kalau tidak bobo digigit nyamuk

Nina bobo oh nina bobo

Kalau tidak bobo digigit nyamuk

Komentar:
Sejak kecil Si Mawar diajari logika yang tidak benar. Katanya, kalau tidak tidur akan digigit namuk. Apakah kalau tidur tidak akan digigit nyamuk? Tidak tidur saja digigit nyamuk, apalagi kalau tidur. Nyamuk-nyamuk malahan merajalela menggigit nyamuk. Kesalahan berlogika demikian terus dibawa hingga Si Mawar hingga menjadi pejabat/pemimpin/wakil rakyat.

16.Kenapa banyak pelajar/mahasiswa/warga tawuran?

Lagu : Soleram

Soleram soleram

Soleram anak yang manis

Anak manis janganlah dicium sayang

Kalau dicium merahlah pipinya

Komentar:
Sejak kecil, Si Mawar merupakan anak manis, tetapi tidak pernah dicium kedua orang tuanya. Tidak pernah mendapatkan kasih sayang. Tidak heran ketika Si Mawar menjadi pelajar/mahasiswa suka tawuran. Bahkan ketika menjadi warga dan aktif di partai politikpun Si Mawar suka tawuran.

17.Kenapa ada oknum TNI/Polri main tembak?

Lagu:Aku Seorang Kapiten

Aku seorang Kapiten

Mempunyai pedang panjang

Kalau berjalan prok-prok-prok

Aku seorang Kapiten

Komentar:
Sewaktu kecil, Si Mawar diberitahu bahwa yang namanya kapiten itu harus membawa pedang panjang atau senjata tajam. Itulah sebabnya, ketika Si Mawar aktif di kepolisian/TNI, Si Mawar suka membawa senjata tajam atau senjata api dan main tembak seenaknya.

18.Kenapa suka narkoba atau menghayal?
Lagu:Bintang Kecil

Bintang kecil, di langit yang tinggi

Amat banyak, menghias angkasa

Aku ingin, terbang dan menari

jauh tinggi ke tempat kau berada

Komentar:
Bayangkan. Sewaktu masih kecil saja Si Mawar diajari menghayal. Terbang dan menari jauh tinggi di sana. Setelah dewasa, Si Mawa suka menjadi pecandu nakoba sambil menghayal yang indah-indah.

19.Kenapa menjadi rakus?
Lagu: Dua Mata Saya

Dua mata saya

Hidung saya satu

Dua kaki saya pakai sepatu baru

Dua telinga saya yang kiri dan kanan

Satu mulut saya

Tidak berhenti makan

Komentar:
Sejak kecil Si Mawar diajari berbuat rakus. Makan terus. Tidak berhenti makan. Ketika Si Mawar sudah dewasa dan menjadi pejabat/pemimpin/wakil rakyat, maka mental rakusnyapun menjadi-jadi. Semua proyek negara ingin dikuasainya sendiri. Mengumpulkan kekayaan sebanyak-banyaknya dengan segala cara. Termasuk korupsi,kolusi,nepotisme,suap,sogok,pungli dan semacamnya.

20.Kenapa suka memanipulasi data atau informasi?

Lagu:  Pelangi

Pelangi pelangi

Alangkah indahmu

Merah, kuning, hijau

Di langit yang biru

Komentar:
Sejak kecil Si Mawar diajari secara salah bahwa warna pelangi hanya ada tiga warna, yaitu merah,kuning dan hijau. Padahal yang benar, warna pelangi ada tujuh warna. Yaitu: Merah, Jingga, Kuning, Hijau, Biru, Nila, Ungu. Itulah sebabnya, ketika Si Mawar menjadi pejabat/pemimpin/wakil rakyat, selalu menyampaikan informasi yang tidak benar kepada rakyat. Informasinya selalu dimanipulasi.

Kesimpulan

Nah, kalau Anda bertanya, kenapa bangsa Indonesia terpuruk? Semua akibat lagu anak-anak yang tidak berbasiskan kepada Ilmu Logika yang logis dan benar.

Catatan:

1.Sekali lagi, tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada pengarang lagu ini, mohon artikel ini dipahami sebagai humor atau guyonan saja. Mohon jangan dianggap serius.

2.Artikel ini boleh di-copy-paste dengan syarat: a).Sesuai aslinya b).Menuliskan URL/http blog kami dan c).Tidak mengganti/menghapus nama penulis.

Karya asli:
Hariyanto Imadha

Facebooker & Blogger

Satu Tanggapan

  1. Lagu yang pertama sudah benar mas, tuh warna hijaunya memang ada

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: