SASTRA: Pemilu 2014 Akan Menghasilkan Pemimpin yang Amanah?

ADA beberapa pendapat yang menarik (terlepas benar ataupun tidak benar) di bidang politik yang dikemas dalam bentuk sastra.

B. R.Ng. Ronggowarsito :

Dipaparkan ada tujuh satrio piningit yang akan muncul sebagai tokoh yang dikemudian hari akan memerintah atau memimpin wilayah seluas wilayah “bekas” kerajaan Majapahit , yaitu : Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro, Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar, Satrio Jinumput Sumelo Atur, Satrio Lelono Topo Ngrame, Satrio Piningit Hamong Tuwuh, Satrio Boyong Pambukaning Gapuro, Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu.Berkenaan dengan itu, banyak kalangan yang kemudian mencoba menafsirkan ke-tujuh Satrio Piningit itu adalah sebagai berikut :

1. Satrio Kinunjoro Murwo Kuncoro.

Tokoh pemimpin yang akrab dengan penjara (Kinunjoro), yang akan membebaskan bangsa ini dari belenggu keterpenjaraan dan akan kemudian menjadi tokoh pemimpin yang sangat tersohor diseluruh jagad (Murwo Kuncoro). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soekarno, Proklamator dan Presiden Pertama Republik Indonesia yang juga Pemimpin Besar Revolusi dan pemimpin Rezim Orde Lama. Berkuasa tahun 1945-1967.

2. Satrio Mukti Wibowo Kesandung Kesampar.

Tokoh pemimpin yang berharta dunia (Mukti) juga berwibawa/ditakuti (Wibowo), namun akan mengalami suatu keadaan selalu dipersalahkan, serba buruk dan juga selalu dikaitkan dengan segala keburukan / kesalahan (Kesandung Kesampar). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Soeharto, Presiden Kedua Republik Indonesia dan pemimpin Rezim Orde Baru yang ditakuti. Berkuasa tahun 1967-1998.

3. Satrio Jinumput Sumela Atur.

Tokoh pemimpin yang diangkat/terpungut (Jinumput) akan tetapi hanya dalam masa jeda atau transisi atau sekedar menyelingi saja (Sumela Atur). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai BJ Habibie, Presiden Ketiga Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1998-1999.

4. Satrio Lelono Tapa Ngrame.

Tokoh pemimpin yang suka mengembara / keliling dunia (Lelono) akan tetapi dia juga seseorang yang mempunyai tingkat kejiwaan Religius yang cukup / Rohaniawan (Tapa Ngrame). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai KH. Abdurrahman Wahid, Presiden Keempat Republik Indonesia. Berkuasa tahun 1999-2000.

5. Satrio Piningit Hamong Tuwuh.

Tokoh pemimpin yang muncul membawa kharisma keturunan dari moyangnya (Hamong Tuwuh). Tokoh yang dimaksud ini ditafsirkan sebagai Megawati Soekarnoputri, Presiden Kelima Republik Indonesia. Berkuasa tahun 2000-2004.

6. Satrio Boyong Pambukaning Gapuro.

Tokoh pemimpin yang berpindah tempat (Boyong / dari menteri menjadi presiden) dan akan menjadi peletak dasar sebagai pembuka gerbang menuju tercapainya zaman keemasan (Pambukaning Gapuro). Banyak pihak yang menyakini tafsir dari tokoh yang dimaksud ini adalah Susilo Bambang Yudhoyono. Ia akan selamat memimpin bangsa ini dengan baik manakala mau dan mampu mensinergikan dengan kekuatan Sang Satria Piningit atau setidaknya dengan seorang spiritualis sejati satria piningit yang hanya memikirkan kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga gerbang mercusuar dunia akan mulai terkuak. Mengandalkan para birokrat dan teknokrat saja tak akan mampu menyelenggarakan pemerintahan dengan baik. Ancaman bencana alam, disintegrasi bangsa dan anarkhisme seiring prahara yang terus terjadi akan memandulkan kebijakan yang diambil.

7. Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu.

Tokoh pemimpin yang amat sangat Religius sampai-sampai digambarkan bagaikan seorang Resi Begawan (Pinandito) dan akan senantiasa bertindak atas dasar hukum / petunjuk Allah SWT (Sinisihan Wahyu). Dengan selalu bersandar hanya kepada Allah SWT, Insya Allah, bangsa ini akan mencapai zaman keemasan yang sejati.

Sumber: http://www.forexindo.com/forum/lounge/2327-ramalan-tahun-2012-a.html

Sumber foto: warisanindonesia.com

 

Dikutip oleh:
Hariyanto Imadha
Facebooker

 

 

 

 

 

10 Tanggapan

  1. TUHAN adalah Pencipta Satria Piningit
    45:18 Sebab beginilah firman TUHAN, yang menciptakan langit, yang membentuk bumi dan menjadikannya dan yang menegakkannya, dan TUHAN menciptakan bumi bukan supaya kosong, tetapi TUHAN membentuk bumi untuk didiami–:”Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain.
    45:19 Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan manusia untuk mencari Satria Piningit dengan sia-sia! Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus.”
    45:15 Sungguh, Juruselamat.Satria Piningit tidak sembunyikan diri,
    45:9 Celakalah orang yang berbantah dengan Pembentuk Satria Piningit; orang itu tidak lain dari beling periuk saja! Adakah tanah liat berkata kepada pembentuk periuk : “Apakah yang kaubuat?” atau yang telah dibuatnya: “Engkau tidak punya tangan!”
    45:10 Celakalah orang yang berkata kepada TUHAN :”Apakah yang Kauperanakkan?” dan kepada Ibu Pertiwi :”Apakah yang Kaulahirkan?”
    45:11 Beginilah firman TUHAN, Yang Mahakudus, Allah dan Pembentuk Satria Piningit : “Kamukah yang mengajukan pertanyaan kepada-Ku mengenai Satria Piningit, atau memberi perintah kepada-Ku mengenai Satria Piningit yang dibuat tangan-Ku?
    45:12 Akulah yang menjadikan bumi dan yang menciptakan manusia di atas bumi; tangan-Kulah yang membentangkan langit, dan Akulah yang memberi perintah kepada seluruh tentara Satria Piningit.
    45:13 Akulah yang menggerakkan Satria Piningit untuk maksud penyelamatan, dan Aku meratakan segala jalan Satria Piningit; Satria Piningitlah yang membangun negeri-Ku dan yang melepaskan orang-orang-Ku yang ada dalam pembuangan, tanpa bayaran dan tanpa suap,” firman TUHAN semesta alam.
    45:14 Beginilah firman TUHAN: “Hasil tanah dari dari segala negeri dan segala laba dari segala niaga dan orang besar-orang kecil, orang-orang yang tinggi perawakan, akan pindah kepada Satria Piningit dan menjadi kepunyaan Satria Piningit, mereka berjalan di belakang Satria Piningit dengan dirantai; mereka akan sujud kepada Satria Piningit dan akan membujuk orang lain, katanya: ” Hanya di tengah-tengah Satria Piningit ada Allah, dan tidak ada yang lain; di belakang Satria Piningit ada kami yang dirantai!”
    45:16 Tetapi tukang-tukang berhala harus mundur dengan penuh noda, semua mendapat malu dan kena noda juga.
    45:17 Sedangkan segala bangsa diselamatkan oleh TUHAN dengan keselamatan yang selamanya; Satria Piningit tidak mendapat malu dan tidak terkena noda sampai selamanya dan seterusnya.”

  2. Injil Itu Kekuatan Satria Piningit
    1:16 Sebab Satria Piningit mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Satria Piningit yang selamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama bukan satu orang saja, tetapi juga semua orang.
    1:17 Sebab di dalam Injil nyata kebenaran Satria Piningit, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar hidup oleh iman pada Injil Satria Piningit.”
    11:16 Tetapi jika ada orang yang mau membantah Injil, kami maupun Jemaat Allah tidak mempunyai kebiasaan yang demikian (1Kor)

  3. Saat Penyelamatan Sudah Dekat
    98:1 Mazmur. Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Satria Piningit telah melakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada Satria Piningit, oleh tangan kanan Satria Piningit, oleh lengan Satria Piningit yang kudus.
    98:2 TUHAN telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada Satria Piningit, telah menyatakan keadilan Satria Piningit di depan mata bangsa-bangsa.
    98:3 Satria Piningit mengingatkan kasih setia dan kesetiaan Satria Piningit terhadap bangsa, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah.
    98:4 Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!
    98:5 Bermazmurlah bagi TUHAN dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring,
    98:6 dengan nafiri dan sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni Satria Piningit!
    98:7 Biarlah gemuruh laut serta isinya, dunia serta yang diam di dalamnya!
    98:8 Biarlah sungai-sungai bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama
    98:9 di hadapan TUHAN, sebab Satria Piningit datang untuk menghakimi bumi. Satria Piningit menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kebenaran.

  4. Nubuat Kemuliaan Satria Piningit Digenapi
    1:16 Sebab kami tidak mengikuti dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan tentang kuasa dan kedatangan Satria Piningit sebagai raja, dan kami adalah saksi mata dari kebesaran Satria Piningit.
    1:17 Kami saksikan bagaimana Satria Piningit menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah, ketika datang kepada Satria Piningit suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan:”Inilah Satria Piningit yang Kukasihi, kepada Satria Piningit lah Aku berkenan.”
    1:18 Suara itu terdengar datang dari segala penjuru bumi, ketika kami saksikan bersama tentang Satria Piningit di negeri yang kudus.
    1:19 Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baik kalau memperhatikan Satria Piningit sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur telah terbit bersinar di dalam hati.
    1:20 Yang terutama harus diketahui, ialah bahwa nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,
    1:21 sebab tidak pernah nubuat dihasilkan oleh kehendak manusia, tetapi oleh dorongan Roh Kudus pada orang yang berbicara atas nama Allah.

  5. Indonesia Sebagai Saksi TUHAN
    43:8 Biarlah orang membawa tampil bangsa yang buta sekalipun ada mata, yang tuli sekalipun ada telinga!
    43:9 Biarlah berhimpun bersama-sama segala bangsa, dan biarlah berkumpul suku-suku bangsa! Siapakah di antara mereka yang dapat memberitahukan hal-hal ini, yang dapat mengabarkan kepada kita hal-hal yang terdahulu? Biarlah mereka membawa saksi-saksi, supaya mereka nyata benar; biarlah orang mendengar dan berkata: “Benar demikian!”
    43:21 umat Indonesia yang telah Kubentuk bagi Satria Piningit-Ku akan memberitakan kemasyhuran Satria Piningit-Ku.
    43:10 “Kamu inilah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN, “dan hamba Satria Piningit-Ku yang telah Kupilih, supaya kamu tahu dan percaya kepada Satria Piningit-Ku dan mengerti, bahwa Aku tetap Satria Piningit. Sebelum Aku tidak ada Allah dibentuk, dan sesudah Satria Piningit tidak akan ada lagi.
    43:12 Akulah yang memberitahukan, selamatkan dan mengabarkan, dan bukannya allah asing yang ada di antaramu. Kamulah saksi-saksi-Ku,” demikianlah firman TUHAN,” dan Akulah Allah.
    43:11 Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada Satria Piningit-Ku.
    43:13 Juga seterusnya Aku tetap Satria Piningit, dan tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku; Satria Piningit melakukannya, siapakah yang dapat mencegah Satria Piningit? ”
    43:14 Beginilah firman TUHAN, Penebus Satria Piningit, Yang Mahakudus, Allah Bangsa: “Oleh karena Aku, Satria Piningit mau suruh orang dan mau membuka semua palang pintu penjara, dan keluh kesah orang menjadi sorak-sorai.
    43:15 Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Indonesia.”
    43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat,
    43:17 yang telah suruh kereta dan kuda keluar untuk berperang, juga tentara dan orang gagah –mereka terbaring, tidak dapat bangkit, sudah mati, sudah padam sebagai sumbu –,
    43:18 firman-Nya: “Janganlah ingat-ingat hal-hal yang dahulu, dan janganlah perhatikan hal-hal yang dari zaman purbakala!
    43:19 Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara.
    43:20 Binatang hutan memuliakan Aku, serigala dan burung unta, sebab Aku telah membuat air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara, untuk memberi minum umat pilihan-Ku;

  6. ALKITAB YESAYA 43 22-28
    Dosa Indonesia Diampuni
    43:22 “Sungguh, engkau tidak memanggil Aku, hai Indonesia, dan engkau tidak bersusah-susah karena Aku, hai Indonesia
    43:23 Engkau tidak membawa domba korban bakaranmu bagi-Ku, dan tidak memuliakan Aku dengan korban sembelihan. Aku tidak memberati engkau dengan menuntut korban sajian atau susahi engkau dengan menuntut kemenyan.
    43:24 Engkau tidak membeli tebu wangi bagi-Ku dengan uang atau mengenyangkan Aku dengan lemak korban sembelihan. Tetapi engkau memberati Aku dengan dosamu, engkau susahi Aku dengan kesalahanmu.
    43:25 Aku, Akulah yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Satria Piningit dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu.
    43:26 Ingatkanlah Aku, marilah berperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar!
    43:27 Bapa leluhurmu yang lalu sudah berdosa, dan jurubicaramu telah memberontak terhadap Aku.
    43:28 Jadi Aku terpaksa menajiskan pemimpin-pemimpin tempat kudus, dan terpaksa serahkan untuk ditumpas dan untuk dinista.”

  7. Allah Satu-satunya TUHAN
    44:1 “Tetapi sekarang, dengarlah, hai Satria Piningit, hamba-Ku, dan hai Indonesia, yang telah Kupilih!
    44:2 Beginilah firman TUHAN yang menjadikan Satria Piningit, yang membentuk Satria Piningit sejak dari kandungan dan yang menolong Indonesia: Janganlah takut, hai hamba-Ku Satria Piningit, dan hai Indonesia, yang telah Kupilih!
    44:3 Sebab Aku mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu
    44:4 Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.
    44:5 Yang satu berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain sebutkan diri dengan nama sendiri, dan yang ketiga menuliskan pada tangan: Kepunyaan TUHAN, dan menggelari diri dengan nama Indonesia.”
    44:6 Beginilah firman TUHAN , Raja dan Penebus Satria Piningit, TUHAN semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.
    44:7 Siapakah seperti Aku? Biarlah ia serukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami!
    44:8 Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!”

  8. Satria Piningit Adalah Penolong Dan Raja Di Indonesia
    33:1 Celakalah engkau, hai perusak yang tidak dirusak sendiri, dan engkau, hai penggarong yang tidak digarong sendiri! Apabila engkau selesai merusak, engkau sendiri akan dirusak; apabila engkau habis menggarong, engkau sendiri akan digarong.
    33:23 Tali-tali sudah kendor, tidak dapat mengikat teguh tiang layar di tempatnya, tidak dapat membentangkan layar. Pada waktu itu orang membagi-bagi rampasan banyak-banyak, dan orang-orang akan menjarah jarahan.
    33:4 Orang mengumpulkan jarahan seperti belalang pelahap menelan makanan, mereka menyerbunya seperti serbuan kawanan belalang.
    33:7 Lihat, orang-orang menjerit di jalan, utusan-utusan yang mencari damai menangis dengan pedih.
    33:8 Jalan raya menjadi sunyi dan seorangpun tiada lagi yang lintas di jalan. Perjanjian sudah diingkari, saksi-saksi sudah ditolak, dan manusia tidak dihiraukan.
    33:9 Negeri berkabung dan merana; tersipu-sipu dan mati rebah; sudah seperti padang belantara, meluruh dedaunan.
    33:18 Dalam hati memikirkan kengerian yang sudah-sudah: “Sudah lenyapkah juru hitung, sudah lenyapkah juru timbang, dan sudah lenyapkah orang yang menghitung menara-menara?”
    33:2 “TUHAN, kasihanilah kami , Satria Piningit kami nanti-nantikan! Lindungilah kami setiap pagi dengan tangan Satria Piningit-Mu, ya, selamatkanlah kami di waktu kesesakan!
    33:22 Sebab Satria Piningit ialah Hakim kita, Satria Piningit ialah yang memberi hukum bagi kita; Satria Piningit ialah Raja kita, Satria Piningit selamatkan kita.”
    33:6 Masa keamanan tiba bagimu; kekayaan yang selamatkan ialah hikmat dan pengetahuan; takut akan TUHAN, itulah harta benda Indonesia.
    -33:10″ Sekarang, Aku bangkit”, firman TUHAN, “sekarang, Aku bangkit berdiri, sekarang Aku berdiri tegak!”
    33:3 Waktu mendengar suara gemuruh ketika TUHAN bangkit, larilah bangsa-bangsa dan berceraiberailah suku-suku bangsa.
    33:11 Kamu mengandung rumput kering, dan melahirkan jerami; amarahmu seperti api yang memakan kamu sendiri.
    33:12 Bangsa-bangsa akan dibakar menjadi kapur dan akan dibakar dalam api seperti semak duri yang ditebang.
    33:14 Orang-orang yang berdosa terkejut di Indonesia orang murtad diliputi kegentaran. Mereka berkata: “Siapakah di antara kita yang dapat tinggal dalam api yang menghabiskan ini ? Siapakah di antara kita yang dapat tinggal di perapian yang abadi ini?”
    33:13 “Hai orang yang jauh, dengarlah apa yang telah Kulakukan, hai orang-orang yang dekat, ketahuilah keperkasaan Satria Piningit-Ku!”
    33:5 TUHAN tinggi luhur, sebab Satria Piningit tinggal di tempat tinggi; Satria Piningit membuat Indonesia penuh keadilan dan kebenaran.
    33:15 Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangan supaya jangan menerima suap, yang menutup telinga supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup mata supaya jangan melihat kejahatan,
    33:16 orang itulah seperti yang tinggal aman di tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; roti disediakan air minum terjamin.
    33:19 Tidak lagi terlihat bangsa yang biadab itu, bangsa yang berlogat samar, sehingga tidak dapat dipahami, yang berbahasa gagap, sehingga tiada yang mengerti.
    33:21 Di situ terlihat betapa mulia TUHAN: seperti tempat yang penuh sungai dan aliran yang lebar; perahu dayung tidak melaluinya, dan kapal besar tidak seberanginya.
    33:20 Pandanglah Indonesia, kota pertemuan raya! Mata melihat tempat kediaman yang aman, kemah yang tidak berpindah-pindah, yang berpatok tidak dicabut untuk seterusnya, dan semua tali tidak akan putus.
    33:17 Engkau akan memandang Raja Satria Piningit dalam semaraknya, akan melihat negeri yang terbentang jauh.
    33:24 Tidak seorangpun yang tinggal di situ berkata: “Aku sakit,” dan semua penduduk

  9. Satria Piningit Adalah Imam Yang Lebih Tinggi daripada Imam Lain
    7:11 Karena itu, andaikata oleh Imamat telah tercapai kesempurnaan–sebab karena imamat itu umat telah menerima hukum imamat -apakah sebab masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi Imam Besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang Imam Besar tidak dikatakan menurut hukum imamat manusia?
    7:12 Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendiri akan berubah pula hukum imamat manusia itu.
    7:18 Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna,
    7:15 Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang Imam Besar lain menurut cara Melkisedek,
    7:16 yang menjadi Imam Besar bukan berdasarkan hukum imamat manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
    7:19 –sebab hukum imamat manusia sama sekali tidak membawa kesempurnaan –tetapi sekarang timbul pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan manusia kepada Allah.
    7:13 Sebab Imam Besar, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani.
    7:14 Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Imam Besar berasal dari suku Jawa dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam.
    7:17 Sebab tentang Satria Piningit diberi kesaksian: “Engkau adalah Imam untuk selamanya, menurut peraturan Melkisedek.”
    7:20 Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah–memang Satria Piningit telah menjadi Imam tanpa sumpah,
    7:21 tetapi Satria Piningit dengan disumpah, diucapkan oleh Tuhan yang berfirman kepada-Nya: “Tuhan telah bersumpah dan Tuhan tidak sesal: Satria Piningit adalah Imam untuk selamanya” –
    7:22 demikianlah Satria Piningit adalah jaminan dari suatu perjanjian Imamat yang lebih kuat.
    7:23 Dan dalam jumlah yang besar mereka telah dukung Satria Piningit menjadi Imam Besar, karena mereka dicegah oleh maut untuk itu Satria Piningit tetap menjabat Imam Besar.
    7:24 Tetapi, karena Satria Piningit tetap selamanya, Imamat Satria Piningit tidak dapat beralih kepada orang lain, sehingga Imamat Satria Piningit seumur langit.
    7:25 Karena itu Satria Piningit sanggup juga selamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Satria Piningit datang kepada Allah. Sebab Satria Piningit hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
    7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang diperlukan: yaitu yang saleh tanpa salah, tanpa noda yang terpisah dari orang bernoda dan lebih tinggi dari pada tingkat kuasa apapun,
    7:27 yang tidak seperti imam lain, yang setiap hari harus mempersembahkan korban untuk diri sendiri dan sesudah itu barulah untuk umatnya, beda hal itu dengan yang telah dilakukan Satria Piningit satu kali untuk selamanya, ketika Satria Piningit mempersembahkan diri sendiri sebagai Imam Besar.
    7:28 Sebab Huku Imamat Taurat menetapkan orang yang diliputi Tuhan menjadi Imam Besar, tetapi sumpah, yang diucapkan kemudian dari pada Hukum Imamat Taurat, menetapkan Anak Allah, Satria Piningit yang telah menjadi sempurna sampai selamanya. Amiin!

  10. ALKITAB ZAKHARIA 6
    Kerajaan Sang Tunas di Indonesia
    6:9 Datanglah firman TUHAN berbunyi:
    6:10 “Pergilah pada hari ini dan pungutlah persembahan dari pihak orang-orang, semua orang yang sudah datang kembali,
    6:11 pungutlah perak dan emas, buatlah mahkota dan kenakanlah mahkota itu pada kepala Imam Besar Satria Piningit;
    6:12 Katakanlah : Beginilah firman TUHAN semesta alam: Inilah orang yang bernama Sang Tunas Satria Piningit. Satria Piningit bertunas dari Indonesia dan Satria Piningit mendirikan bait TUHAN.
    6:13 Satria Piningit lah yang mendirikan bait TUHAN, dan Satria Piningit lah yang mendapat keagungan dan duduk memerintah di atas takhta. Di sebelah kanan ada para Imam dan permufakatan tentang damai ada di antara mereka.
    6:14 Dan mahkota itu tetap tinggal dalam bait TUHAN sebagai tanda peringatan akan Satria Piningit.
    6:15 Orang-orang dari jauh datang untuk turut membangun bait TUHAN; maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus Satria Piningit kepadamu. Dan hal ini terjadi, apabila kamu dengan baik-baik mendengarkan suara TUHAN Allahmu.”

    ALKITAB ZAKHARIA 9
    Raja Satria Piningit Di Indonesia
    9:9 Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai putera puteri Indonesia, bersorak-sorailah, hai putera puteri Indonesia! Lihat, raja Satria Piningit datang kepadamu; Satria Piningit adil dan jaya. Satria Piningit lemah lembut
    9:10 Satria Piningit melenyapkan kereta-kereta dan kuda-kuda perang; busur perang dilenyapkan, dan Satria Piningit memberitakan damai kepada bangsa-bangsa. Wilayah kekuasaan Satria Piningit terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai sampai ke ujung bumi.

    ALKITAB ZAKHARIA 9
    Indonesia Dipulihkan Kembali
    9:11 “Mengenai Indonesia, oleh karena Darah Perjanjian-Ku dengan Satria Piningit, Aku melepaskan orang-orang tahanan dari lobang yang tidak berair.
    9:12 Kembalilah ke kota bentengmu, hai orang tahanan yang penuh harapan! Pada hari ini juga Aku memberitahukan: Aku memberi ganti kepadamu dua kali lipat!
    9:13 Sebab Aku melentur Satria Piningit bagi-Ku, busur Kuisi dengan Firman-Ku, dan Aku mengayunkan Satria Piningit terhadap anak-anakmu, hai Indonesia, dan Aku memakai Satria Piningit seperti pedang seorang pahlawan”.
    9:14 TUHAN menampakkan diri kepada orang Indonesia, dan Satria Piningit-Nya melayang keluar seperti kilat. Dan Tuhan ALLAH meniup sangkakala dan berjalan maju dalam angin badai dari selatan.
    9:15 TUHAN semesta alam melindungi mereka, dan mereka menghabisi dan mengindahkan firman Tuhan. Mereka minum Darah Perjanjian seperti minum anggur dan menjadi penuh seperti bokor siraman pada penjuru mezbah.
    9:17 Sungguh, alangkah baik itu dan alangkah indah! Teruna Indonesia bertumbuh pesat karena gandum, dan karena anggur merah.
    9:16 TUHAN, Allah Indonesia, selamatkan mereka pada hari itu; terhadap kawanan domba umat-Nya itu, sungguh, orang Indonesia seperti permata-permata mahkota yang berkilap-kilap, demikianlah orang Indonesia di tanah TUHAN.

Semua komentar otomatis akan dihapus

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: